Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

14 Soal (Esai) Larutan Asam Basa Lengkap Jawaban

Soal (Essay) Larutan Asam Basa

1. Sebutkan contoh senyawa amfoter yang sering ditemui.

Jawaban: 
Contoh senyawa amfoter adalah air (H2O) dan ion amfoter seperti ion hidrogen karbonat (HCO3-) dan ion hidroksida alumunium (Al(OH)4-).


2. Jelaskan perbedaan antara larutan asam lemah dan larutan asam kuat.

Jawaban: 
Larutan asam kuat sepenuhnya terionisasi dalam larutan, sedangkan larutan asam lemah hanya sebagian kecil dari molekulnya yang terionisasi dalam larutan.


3. Apa yang dimaksud dengan konstanta disosiasi asam (Ka)?

Jawaban:
 Konstanta disosiasi asam (Ka) adalah ukuran kekuatan suatu asam lemah, didefinisikan sebagai hasil bagi dari perkalian konsentrasi ion hidrogen (H+) dan ion konjugat basa (A-) dibagi oleh konsentrasi asam tidak terionisasi.


4. Jelaskan bagaimana titrasi larutan asam lemah dengan larutan basa kuat berbeda dari titrasi larutan asam kuat dengan larutan basa kuat.

Jawaban: 
Dalam titrasi larutan asam lemah dengan larutan basa kuat, titik akhir titrasi lebih dekat ke pH 7 karena asam lemah tidak sepenuhnya terionisasi, sedangkan dalam titrasi larutan asam kuat dengan larutan basa kuat, titik akhir titrasi terjadi pada pH yang lebih tinggi dari 7.


5. Bagaimana cara mengidentifikasi larutan asam lemah menggunakan pH meter?

Jawaban: 
Larutan asam lemah memiliki pH yang lebih tinggi dari larutan asam kuat dan lebih rendah dari larutan netral, sehingga dapat diidentifikasi dengan pengukuran pH menggunakan pH meter.


6. Jelaskan pengaruh penambahan air terhadap pH larutan asam kuat.

Jawaban: 
Penambahan air tidak memengaruhi pH larutan asam kuat karena konsentrasi ion hidrogen (H+) tetap konstan dalam larutan yang berlebih.


7. Apa yang dimaksud dengan larutan buffer?

Jawaban: 
Larutan buffer adalah larutan yang dapat mempertahankan pH relatif konstan meskipun ditambahkan sedikit asam atau basa.


8. Berikan contoh sistem buffer yang sering digunakan dalam laboratorium.

Jawaban: 
Contoh sistem buffer adalah larutan asam asetat (CH3COOH/CH3COO-) dan larutan asam fosfat (H2PO4-/HPO4^2-).


9. Jelaskan peran larutan buffer dalam menjaga pH darah manusia.

Jawaban: 
Larutan buffer dalam darah manusia, seperti sistem bikarbonat, berperan penting dalam menjaga pH darah pada kisaran normal agar proses biokimia dalam tubuh dapat berlangsung optimal.


10. Apa yang dimaksud dengan larutan basa lemah?

Jawaban: 
Larutan basa lemah adalah larutan yang hanya sebagian kecil dari molekulnya yang terionisasi dalam larutan, menghasilkan ion hidroksida (OH-) dalam jumlah terbatas.


11. Jelaskan apa yang dimaksud dengan sifat amfoter pada senyawa.

Jawaban: 
Sifat amfoter pada senyawa adalah kemampuan senyawa tersebut untuk bereaksi baik sebagai asam maupun basa tergantung pada lingkungan reaksinya.


12. Apa yang dimaksud dengan titrasi potensiometri?

Jawaban: 
Titrasi potensiometri adalah teknik titrasi di mana pH larutan diukur menggunakan elektroda pH untuk menentukan titik akhir titrasi.


13. Jelaskan perbedaan antara titrasi potensiometri dan titrasi konduktometri.

Jawaban: 
Titrasi potensiometri mengukur pH larutan, sedangkan titrasi konduktometri mengukur konduktivitas larutan selama titrasi.


14. Apa yang dimaksud dengan titrasi iodometri?

Jawaban: 
Titrasi iodometri adalah teknik titrasi di mana iodin digunakan sebagai penentu untuk menentukan konsentrasi senyawa yang dititrasi.