Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

11 Soal (Esai) Unsur Alkali Tanah lengkap Jawaban

Soal (Essay) Unsur Alkali Tanah

1. Unsur alkali tanah yang digunakan dalam obat pencahar adalah apa?

Jawaban: 
Magnesium (Mg) digunakan dalam obat pencahar.


2. Mengapa unsur alkali tanah memiliki tingkat reaktivitas yang berbeda?

Jawaban: 
Unsur alkali tanah memiliki tingkat reaktivitas yang berbeda karena jumlah elektron valensi yang berbeda.


3. Apa yang dimaksud dengan senyawa anorganik?

Jawaban: 
Senyawa anorganik adalah senyawa kimia yang tidak mengandung unsur karbon.


4. Sebutkan dua unsur alkali tanah yang paling umum ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

Jawaban: 
Kalsium (Ca) dan magnesium (Mg) adalah dua unsur alkali tanah yang paling umum ditemui.


5. Apa yang dimaksud dengan reaksi eksotermik?

Jawaban: 
Reaksi eksotermik adalah reaksi kimia yang melepaskan energi dalam bentuk panas.


6. Apa yang dimaksud dengan reaksi endotermik?

Jawaban: 
Reaksi endotermik adalah reaksi kimia yang memerlukan energi untuk berlangsung.


7. Mengapa baryum (Ba) digunakan dalam radiografi?

Jawaban:
Baryum digunakan dalam radiografi karena ia dapat menyerap sinar-X dengan baik, sehingga memungkinkan gambaran organ dalam tubuh.


8. Apa yang dimaksud dengan spektroskopi serapan atom?

Jawaban: 
Spektroskopi serapan atom adalah metode analisis kimia yang digunakan untuk menentukan konsentrasi unsur-unsur dalam sampel dengan mengukur penyerapan cahaya oleh atom-atom tersebut.


9. Sebutkan salah satu kegunaan senyawa stronsium (Sr).

Jawaban: 
Salah satu kegunaan senyawa stronsium adalah dalam pembuatan korek api.


10. Unsur alkali tanah yang memiliki sifat paling reaktif adalah apa?

Jawaban: 
Francium (Fr) adalah unsur alkali tanah yang memiliki sifat paling reaktif, tetapi juga sangat jarang ditemui.


11. Mengapa unsur alkali tanah memiliki kecenderungan membentuk senyawa ionik?

Jawaban: 
Unsur alkali tanah memiliki kecenderungan membentuk senyawa ionik karena mereka memiliki satu atau dua elektron valensi yang mudah hilang, sehingga membentuk ion positif.