Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

12 Soal (Pilgan) Pengolahan dan Kewirausahaan Bahan Nabati, Hewani Menjadi Makanan Internasional Lengkap Jawaban

Latihan Soal PG Bab Pengolahan dan Kewirausahaan Bahan Nabati, Hewani Menjadi Makanan Internasional

1. Manakah di antara berikut ini yang bukan termasuk dalam faktor keberhasilan kewirausahaan makanan internasional?
A. Inovasi
B. Kualitas produk
C. Pengabaian keberlanjutan
D. Rantai pasok yang efisien

Jawaban: 
C. Pengabaian keberlanjutan


2. Apa yang dimaksud dengan ekspor dan impor dalam konteks kewirausahaan makanan internasional?
A. Penjualan produk di pasar lokal
B. Pemasukan produk dari pasar lokal
C. Perdagangan produk antar negara
D. Penjualan langsung kepada konsumen

Jawaban: 
C. Perdagangan produk antar negara


3. Bagaimana pengaruh tren diet dan gaya hidup global terhadap kewirausahaan makanan internasional?
A. Tidak berpengaruh
B. Mendorong inovasi dan diversifikasi produk
C. Menurunkan kualitas produk
D. Menurunkan kebutuhan akan rantai pasok yang efisien

Jawaban: 
B. Mendorong inovasi dan diversifikasi produk


4. Pada tahap awal kewirausahaan, penting untuk melakukan:
A. Riset pasar
B. Mengabaikan kebutuhan konsumen
C. Mempercepat proses produksi
D. Menetapkan harga tinggi

Jawaban: 
A. Riset pasar


5. Produk makanan internasional yang dihasilkan dari pengolahan ikan dan seafood umumnya adalah:
A. Pizza
B. Sushi
C. Pasta
D. Smoothie

Jawaban: 
B. Sushi


6. Bagaimana keberlanjutan dapat diterapkan dalam kewirausahaan hewani?
A. Pemanfaatan limbah industri
B. Penggunaan bahan kimia berbahaya
C. Pengabaian efisiensi produksi
D. Pemanggangan berlebihan

Jawaban: 
A. Pemanfaatan limbah industri


7. Proses pengolahan yang menggunakan suhu tinggi untuk membunuh mikroorganisme dan enzim disebut:
A. Pemanggangan
B. Pasteurisasi
C. Pengasapan
D. Pemotongan

Jawaban: 
B. Pasteurisasi


8. Faktor apa yang dapat mempengaruhi daya saing produk makanan internasional?
A. Harga, kualitas, dan inovasi
B. Penurunan kualitas produk
C. Pemanfaatan bahan kimia berbahaya
D. Penggunaan teknologi

Jawaban: 
A. Harga, kualitas, dan inovasi


9. Manfaat apa yang dapat diperoleh dari kerjasama internasional dalam kewirausahaan makanan?
A. Penurunan standar kualitas
B. Peningkatan akses pasar global
C. Pengurangan inovasi
D. Pembatasan rantai pasok

Jawaban: 
B. Peningkatan akses pasar global


10. Apa yang dimaksud dengan branding dalam konteks kewirausahaan makanan internasional?
A. Penggunaan bahan kimia berbahaya
B. Merek atau identitas merek yang terkait dengan produk
C. Pengabaian inovasi
D. Penurunan kualitas produk

Jawaban: 
B. Merek atau identitas merek yang terkait dengan produk


11. Bagaimana kewirausahaan makanan dapat mendukung keberlanjutan lingkungan?
A. Mengabaikan praktik berkelanjutan
B. Penggunaan bahan kimia berbahaya
C. Praktik pertanian yang ramah lingkungan
D. Pengurangan kualitas produk

Jawaban: 
C. Praktik pertanian yang ramah lingkungan


12. Produk makanan internasional yang dihasilkan dari pengolahan gandum umumnya adalah:
A. Sushi
B. Pasta
C. Smoothie
D. Kebab

Jawaban: 
B. Pasta