Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

12 Soal (Pilgan) Sistem, Struktur Politik dan Ekonomi Indonesia Masa Demokrasi Parlementer Lengkap Jawaban

Latihan Soal PG Bab Sistem, Struktur Politik dan Ekonomi Indonesia Masa Demokrasi Parlementer


1. Manakah yang bukan merupakan partai politik yang berperan pada masa demokrasi parlementer?
A) PNI
B) PKI
C) Masyumi
D) TNI

Jawaban: 
D) TNI


2. Apa yang menjadi pemicu utama pembubaran konstituante pada masa demokrasi parlementer?
A) Ketidaksetujuan antara fraksi-fraksi partai politik
B) Kudeta militer
C) Tuntutan rakyat untuk pemilihan presiden secara langsung
D) Konflik etnis di berbagai daerah

Jawaban: 
A) Ketidaksetujuan antara fraksi-fraksi partai politik


3. Siapa pemimpin partai politik yang menggagas "Pancadaya" dalam sistem demokrasi parlementer?
A) Soekarno
B) Mohammad Hatta
C) Sukiman Wirjosandjojo
D) Soeharto

Jawaban: 
C) Sukiman Wirjosandjojo


4. Apa yang dimaksud dengan "Penyapuan Ganyang Malaysia" dalam konteks Indonesia masa demokrasi parlementer?
A) Kampanye anti-Malaysia yang dilakukan oleh pemerintah
B) Protes terhadap dominasi Malaysia dalam perdagangan
C) Konflik militer antara Indonesia dan Malaysia
D) Upaya meningkatkan hubungan bilateral dengan Malaysia

Jawaban: 
A) Kampanye anti-Malaysia yang dilakukan oleh pemerintah


5. Bagaimana hubungan Indonesia dengan Blok Barat pada masa demokrasi parlementer?
A) Kedekatan dan kerjasama yang erat
B) Konflik ideologi dan ketegangan
C) Isolasi politik dan ekonomi
D) Hubungan yang bersifat netral

Jawaban: 
A) Kedekatan dan kerjasama yang erat


6. Apa yang menjadi penyebab utama penerapan "Dwifungsi ABRI" pada masa demokrasi parlementer?
A) Kegagalan partai politik mengendalikan situasi politik
B) Ancaman dari konflik etnis di berbagai daerah
C) Tuntutan rakyat untuk memperkuat peran militer
D) Kekhawatiran terhadap perkembangan komunisme

Jawaban: 
D) Kekhawatiran terhadap perkembangan komunisme


7. Apa yang menjadi dampak utama dari krisis ekonomi global pada masa demokrasi parlementer?
A) Peningkatan nilai tukar rupiah
B) Penurunan inflasi
C) Pemiskinan massal dan ketidakstabilan ekonomi
D) Peningkatan investasi asing langsung

Jawaban: 
C) Pemiskinan massal dan ketidakstabilan ekonomi


8. Apa yang dimaksud dengan "Sapta Marga" dalam konteks ekonomi Indonesia masa demokrasi parlementer?
A) Rencana lima tahun untuk pengembangan sektor pertanian
B) Kebijakan liberalisasi ekonomi
C) Program pemberian bantuan ekonomi kepada masyarakat miskin
D) Program pemulihan ekonomi nasional

Jawaban: 
D) Program pemulihan ekonomi nasional


9. Apa yang menjadi tujuan utama dari "Operasi Jaya Wijaya" yang dilakukan oleh pemerintah demokrasi parlementer?
A) Pembersihan korupsi di kalangan birokrasi
B) Penindakan terhadap kegiatan komunis
C) Peningkatan kesejahteraan petani
D) Pemberian bantuan ekonomi kepada perusahaan swasta

Jawaban: 
B) Penindakan terhadap kegiatan komunis


10. Bagaimana peran Masyumi dalam sistem politik Indonesia masa demokrasi parlementer?
A) Partai mayoritas pemerintahan
B) Partai oposisi yang kuat
C) Partai yang mengendalikan militer
D) Partai yang mendorong dekolonisasi

Jawaban: 
B) Partai oposisi yang kuat


11. Apa yang dimaksud dengan "Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia" (PRRI) dalam sejarah Indonesia?
A) Pemerintahan pro-kolonial di awal kemerdekaan
B) Pemerintahan yang memberlakukan politik isolasi
C) Pemberontakan separatis di Sumatera Barat dan Sumatera Utara
D) Pemerintahan demokrasi parlementer yang pertama

Jawaban: 
C) Pemberontakan separatis di Sumatera Barat dan Sumatera Utara


12. Apa yang menjadi akibat utama dari "Revolusi Nasional Indonesia" terhadap sistem politik di masa demokrasi parlementer?
A) Meningkatnya dominasi militer dalam politik
B) Berkurangnya peran partai politik
C) Penghapusan sistem partai tunggal
D) Peningkatan partisipasi politik masyarakat

Jawaban: 
A) Meningkatnya dominasi militer dalam politik