Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

13 Soal (Pilgan) Otonomi Daerah Lengkap Jawaban

Soal Pilihan Ganda Otonomi Daerah


1. Tujuan pokok yang bersifat administratif dari desentralisasi pemerintahan sebagai dasar pelaksanaan otonomi daerah antara lain dapat ditunjukkan dengan cara
A. demokrasi infrastruktur melalui partai politik
B. pembangunan sumber daya manusia aparatur pemerintah lewat pilkada
C. berusaha meningkatkan indek pembangunan manusia
D. berusaha untuk meningkatkan kerukunan dan ketahanan sosial
E. penyediaan fasilitas sosial dan fasilitas umum yang layak

Jawaban:  
B. pembangunan sumber daya manusia aparatur pemerintah lewat pilkada


2. Daerah-daerah yang memiliki status istimewa dan diberikan otonomi khusus selain diatur dengan Undang-Undang pemerintahan daerah diberlakukan pula ketentuan khusus yang diatur dalam undang-undang lain. Daerah otonomi provinsi papua dan papua barat diatur dalam
A. UU nomor 29 tahun 2007
B. UU nomor 44 tahun 1999
C. UU nomor 11 tahun 2006
D. UU nomor 21 tahun 2001
E. UU nomor 32 tahun 2004

Jawaban:  
D. UU nomor 21 tahun 2001


3. Dengan diberlakukannya Undang Undang Otonomi daerah, maka daerah diberi kewenangan seluas luasnya dalam hal...
A. mengelola daerah dengan potensi yang dimiliki
B. politik luar negeri
C. membuat kebijakan pertahanan dan keamanan
D. kebijakan moneter dan fiscal

Jawaban:  
A. mengelola daerah dengan potensi yang dimiliki


4. Wewenang atau kekuasaan pada suatu wilayah/daerah yang mengatur dan mengelola untuk kepentingan wilayah/daerah masyarakat itu sendiri
A. Otonomi daerah
B. Federal
C. Pusat
D. Kementerian

Jawaban:  
A. Otonomi daerah



5. Otonomi daerah merupakan penerapan prinsip desentralisasi. Otonomi pada hakikatnya mengandung pokok pengertian ….
A. Kedaulatan
B. Kebersamaan
C. Kebebasan
D. Kesetaraan

Jawaban:  
C. Kebebasan


6. Berikut keuntungan otonomi daerah, kecuali
A. Sumber daya alam dan sumber daya manusia lebih terkelola.
B. Masyarakat merasa mendapat tanggung jawab dalam mengelola daerahnya sendiri.
C. Pengawasan pembangunan lebih efektif.
D. Daerah memiliki presiden sendiri

Jawaban:  
D. Daerah memiliki presiden sendiri


7. Partisipasi adalah keikutsertaan yang sadar sehingga bukan sekadar ikut terlibat karena pengaruh pihak lain. Keterlibatan karena pengaruh orang lain itu bukanlah partisipasi, melainkan ….
A. Intimidasi
B. Kolusi
C. Eksploitasi
D. Mobilisasi

Jawaban:  
D. Mobilisasi


8. Salah satu undang-undang yang mengatur masalah otonomi daerah adalah Undang-Undang Nomor … Tahun 2004.
A. 20
B. 21
C. 32
D. 23

Jawaban:  
C. 32


9. Kepekaan warga masyarakat dalam mengatasi masalah lingkungan sangat menentukan keberhasilan otonomi. Salah satu bentuknya adalah ….
A. Peduli terhadap warga lain
B. Mendekati warga lain
C. Memanfaatkan potensi warga lain
D. Memenuhi keinginan warga lain

Jawaban:  
A. Peduli terhadap warga lain


10. Berikut yang merupakan unsur kebijakan publik daerah adalah ….
A. Kebiasaan masyarakat daerah
B. Undang-undang
C. Adat istiadat daerah
D. Peraturan daerah

Jawaban:  
D. Peraturan daerah


11. Salah satu masalah dalam pelaksanaan kebijakan oleh pegawai di daerah adalah adanya praktik ....
A. Tingginya peran serta masyarakat
B. Korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN)
C. Banyaknya demonstrasi
D. Penyalahgunaan wewenang oleh warga

Jawaban:  
B. Korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN)


12. Salah satu dampak negatif kebijakan pendidikan yang perlu diwaspadai adalah ….
A. Praktik korupsi di sekolah
B. Kurangnya fasilitas sekolah
C. Gaji guru yang kecil
D. Pengangguran terpelajar

Jawaban:  
A. Praktik korupsi di sekolah


13. Faktor utama yang sangat menentukan keberhasilan pelaksanaan otonomi daerah adalah ….
A. Sumber daya alam yang melimpah
B. Keterampilan para pengusaha menghadapi persaingan
C. Sikap mental dan partisipasi seluruh warga masyarakat
D. Kesediaan tenaga kerja dalam pembangunan

Jawaban:
C. Sikap mental dan partisipasi seluruh warga masyarakat